Doa Tak Sempurna

Posted: November 3, 2010 in Poetry

Sudah terlalu larut untuk berfikir
Terlalu pagi tuk melangkah
Setiap nafas yang terhembus
Tak pernah putus mengantar doa yang terdengar lirih
Permintaan tak berakal yang terus berkecamuk

Gemeritik suara perut yang hanya terisi air
Menambah khusuk saat ku bersimpuh
Menengadahkan tangan tanpa malu
Meminta…….
Meminta dan meminta

Tak perlu menyesal
Jalani saja apa adanya
tanpa harus bertekuk lutut pada kenyataan

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s