Posted by: novelic | April 18, 2008

RUMAH PELANGI

MEMOAR SEORANG GURU DI TENGAH BASIS KAUM KOMUNIS

Bagi biasanya orang menunggu adalah sesuatu yang amat menyiksa, namun bagiku justru sebaliknya, kujalani penantianku dengan penuh kenikmatan …”

Rumah pelangi adalah kekuatan cinta sekaligus keajaiban penghayatan seseorang perempuan terhadap hidup yang selalu tidak berpihak. Ditengah-tengah memanas dan gegap gempitanya situasi sosial politik 65 di Yogyakarta, ia berjuang mempertahankan hidup dari berbagai badai dengan tanpa meninggalkan keyakinannya sebagai seorang guru yang musti digugu dan ditiru.

Rumah Pelangi adalah potret betapa untuk mampu berbuat jauh dari apa yang mampu dilakukan laki-laki manapun, seorang perempuan tidak harus melewati batas atau garis-garis keperempuananya. Karena budaya adalah sesuatu yang lain, bagi jiwa yang merdeka

-Novel yang berkarakter “UNIK” ini ditulis oleh Samsikin Abu Daldiri dan diterbitkan oleh Penerbit &   Percetakan ARTI


Responses

  1. kok covernya sepintas hampir sama dengan ‘laskar pelangi’?? apa karena pengen ndompleng ketenaran ‘laskar pelangi’? bukankah dengan seperti itu malah merendahkan harga diri penulisnya?

    Tapi, dari sekian banyak review, nampaknya novel ini sepertinya sangat menarik. Kalau menonjolkan karakternya (tidak ndompleng laskar pelangi), sepertinya akan lebih menarik.

    :D


Leave a response

Your response:

Categories